"Di tengah hutan belantara, tersimpan sebuah istana megah yang tak tersentuh mata biasa. Hanya mereka yang terpilih yang mampu menjaga rahasianya."
Pernahkah Anda mendengar tentang Sungai Jemaras? Di sanalah berdiri sebuah istana yang dijaga oleh kekuatan gaib.
Kisah ini mengikuti jejak Amin Kelaru, penerus Datuk Gading Pakeh, yang memikul beban berat. Ia tidak hanya mewarisi harta, tetapi juga tugas suci: melindungi istana gaib dan menjaga kelestarian alam dari tangan-tangan serakah yang tidak bisa melihat keindahan di balik tabir misteri.
"Apa yang tak terlihat, bukan berarti tidak ada."
Lewat pena-nya, Maya Sari mengajak kita menyelami kembali kepercayaan lokal yang sarat akan pesan moral. Buku ini mengajarkan kita tentang harmoni antara manusia, alam, dan hal-hal yang berada di luar logika kita.
"Suasananya sangat terasa, seperti benar-benar masuk ke dunia lain. Pesan moralnya juga dapet banget."
- Andi, Palangka Raya
"Seru! Ilustrasinya bagus dan bahasanya mudah dipahami anak-anak. Wajib baca!"
- Siska, Sampit
"Cerita yang mengangkat kearifan lokal yang mulai jarang terdengar. Sangat menginspirasi."
- Budi, Kapuas